Cerita Sex Terbaru Anakku Sayang Suka Sange

Cerita Sex Terbaru Anakku Sayang Suka Sange

Diposting pada

Cerita Sex Terbaru Anakku Sayang Suka Sange – Ariel, anakku autis. Kini umurnya 15 tahun, bertubuh tinggi, sedikit agar kurusan dibanding tubuhnya. Dia hanya mau kenal dan dekat dgn aku, mamanya. Jika dia sdh dekat dgn aku, tak seorang boleh dekat. Dia akan mengauk sejadi-jadinya dan memecahkan apa saja yg ada.

Cerita Sex Terbaru Anakku Sayang Suka Sange Cerita Sex Terbaru Anakku Sayang Suka Sange Cerita Sex Terbaru Anakku Sayang Suka Sange busty korean 6Cerita Sex Terbaru Anakku Sayang Suka Sange – Dimana saja dia minta dikeloni oleh aku. Papanya saja kalau dekat pada aku saat dia sedang minta dikeloni, tak berani dekat.Aku pun setiap malam harus tidur lebih dulu di kamar Ariel. Setelah Ariel terlelap, biasanya dia tidur tak pernah bangun jika matahari belum terbit, barulah aku pindah ke tempat tidurnya dan tidur dgn suamiku.

Ariel sekolah di sekolah autis mulanya, kemudian dgn pendidikan yg baik, dia boleh masuk SMP dan kini sdh kelas tiga.

“Sdh sana Ariel. Mama lagi masak,” kataku ingin melepaskan diri dari pelukan Ariel anakku.

Tp Ariel terus memeluk aku dari belakang dan menciumi aku, pada tengkuk dan leherku.

cerita sex Terbaru Anakku Sayang Suka Sange – Sering aku terangsang dlm pelukan Ariel. Perempuan mana yg tak terangsang, saat lehernya dijilati dan teteknya dielus-elus oleh laki-laki. Tp yg melakukannya adalah anak kandungku sendiri.Jika dilarang, biasanya Ariel akan mengamuk dan marah. Atau mengunci diri di kamar, tak mau keluar sampai sehari semalam tanpa makan dan minum.Saat seperti itulah, aku menjadi kasihan padanya dan membujuknya agar mau keluar dan makan, karena hanya aku, mamanya yg bisa membujuknya.

Aku pun selalu menangis. Saat-saat Ariel mencumbuiku, aku tak mampu berbuat apa-apa dan terpaksa membiarkannya, lalu berada dipuncak dan gemetaran antara senang dan takut dosa, akhirnya harus pasrah dan orgasme.

Saat pada puncaknya, aku selalu lupa siapa yg membuat aku orgasme. Begitu selesai orgasme, aku pun sedih dan meneteskan air mata. Karena terlalu sering demikian, akhirnya aku pasrah dan tak ada cara lain, selain menikmati cumbuan anakku sampai saat aku orgasme.

Cumbuan anakku bukan selesai, hingga tak jarang aku harus orgasme sampai dua kali. Sementara ketika berhubungan dgn suamiku, aku tak pernah mendapatkan orgasme, tau-tau aku sdh hamil.

“Ariel… sebentar sayang, mama siapkan dulu ikannya, nanti Ariel boleh peluk mama lagi,” kataku.

cerita sex Terbaru Anakku Sayang Suka Sange – Tp Ariel tak mau diam. Di rumah, hanya kami berdua dan Ariel biasanya jika berdua, akan bebas melakukan apa saja kepadaku. Seperti hari itu, dia sdh melepas daster aku sampai aku tinggal memakai bra dan CDsaja.Aku terus membersihkan ikan dan memotong-motongnya, lalu mencampurnya dgn garam dan asam. Tiba-tiba pengait braku sdh terbuka dan Ariel melepasnya. Tetekku berjuntai tanpa pembungkus lagi. Ingin rasanya aku marah pada Ariel.

Tp…

Begitu aku menaikkan kuali ke atas kompor, Ariel beraksi lagi melepaskan celana dlmku. Memaksa CDitu lepas dari tubuhku.

“Kamu mau apa sayang. Kenapa mama ditelanjangi?” tanyaku.

Ariel hanya tertawa saja. Tawa khas anak autis. Aku pun mengelus-elus kepala Ariel agar dia mengizinkan aku untuk memakai pakaianku kembali. Saat itu Ariel melepaskan pakaiannya.

Dan…

Aku sangat terkejut, melihat penis anakku begitu besar. Seperti percaya atau tdk, mataku melotot melihat penis anakku. Jauh lebih besar dari milik suamiku, Papa Ariel. Besar, panjang dan keras. Saat itu juga darahku berdesir. Apakah benar ini kemaluan laki-laki? Anak usia 15 tahun?

Oh…

Untuk membuktikannya, aku memegang penis anaknya itu. Lalu aku gigit lidahku sendiri. Terasa sakit. Benar, aku tdk bermimpi. Saat itulah Ariel memeluk aku dan desir darahku semakin kuat. Lalu Ariel mengatakan ingin melakukan, sebagai mana aku dgn papanya?

Haa….

Mungkin Ariel pernah mengintip atau bahkan sering mengintip kami sedang bersetubuh. Entahlah. Aku pun diseretnya ke kamar tidur.

“Jangan Ariel. Jangan sayang…” pintaku memelas.

Tp tenaga anakku jauh lebih kuat. Aku ditelentangkan di tempat tidur dan langsung dijilati dan dipeluk. Berulang-ulang dgn buas dan tatapan mata yg sangat menakutkan. Sejak di dapur aku sdh berdesir-desir. Kembali dgn pasrah dan tetesan air mata, aku pun membiarkan anakku itu.

Dgn kasar, Ariel mengangkangkan kedua pahaku. Dia menindih aku dan menuntut penisnya memasuki lubang meqiku. Meqi yg basah langsung ditekannya. Terasa begitu seret dan penis itu memenuhi lubang meqi aku.

Aku tak mampu membendung hasratku, saat anak itu mulai menjilati leherku dan meremas-remas tetekku dan menarik cucuk penisnya di lubang aku. Penis itu begitu penuh. Seperti baut dgn murnya. Tak ada sedikitpun yg tersisa pada gesekan dinding meqi dgn penis anakku. Setiap tarikan dan tusukan, sepenuhnya dinding meqiku semua tergesek, bersentuhan antara penis dgn dinding meqi.

Ooohh….

Aku sdh tak mampu bertahan. Aku memeluk erat tubuh anakku dari bawah. Seingat aku, selama hidupku, aku belum pernah merasakan kenikmatan seperti itu. Dan aku pun memeluk sekuat tenagaku sampai nafasku tersengal dan meqiku semakin basah dlm orgasmeku sendiri.

Lalu tubuhku melemas. Anakku terus memompa dan memompa aku, seperti tak kenal lelah dan tak kenal puas, tak kenal ejakulasi. Tusuk-cabut yg dilakukan Ariel, iramanya konstan. Tdk terlalu cepat dan tdk terlalu lamban. Bagaikan hitungan kondaktor dlm sebuah orkestra, pompaan penis Ariel di meqi mama aku, bagaikan tempo 3/4.

Terus… terus dan terus, tanpa henti, tanpa istirahat dan terus. Aku sdh sangat basah. Aku harus pandai mengimbangi untuk menetralkan nafasku.

Lima menit kemudian, nafasku kembali normal dan Ariel terus memompa aku. Aku pun tak mengangkat kedua kakiku. Hanya saja kedua telapak kakiku menempal ke kasur dan lututku membengkok ke atas.

Ariel terkadang menindih aku, terkadang berlutut memompa penisnya. Meqi aku semakin basah dan basah. Aku berupaya membuka mataku. Aku bertatapan dgn mata anakku. Mata dan wajah tanpa ekspresi dan terus memompa tanpa rasa lelah.

“Sdh sayang… mama sdh lelah,” bujukku. Ariel tak menjawab. Pompaannya dia teruskan dgn ritma yg tetap tanpa perubahan.

Kembali Ariel memeluk aku dan menciumi leherku dan meremas-remas tetek aku. Kini aku tak mampu pula berdiam diri. Aku mulai bereaksi dan memeluk anakku. Haruskan aku orgasme lagi, batinku.

Saat itulah aku memberikan respons kepada Ariel saat pompaan Ariel semakin kuat dan kencang dgn hunjaman-hunjaman yg luar biasa buas dan ganas. Nafasnya sdh memburu bagaikan kuda yg berlari kenang. Tusuk-cabut… tusuk cabut dan seterusnya. Semakan lama semakin kencang.

Bukan hanya penis Ariel yg bergesekan dgn dinding meqi aku. Kini tubuhnya terutama bagian dada dan perutnya bergesekan dgn perut dan tetek aku. Semua tubuhku bergoyang. Suara tempat tidur tak bisa dihempang dan berdenyit-denyit.

“Ayo cepat Ariel, mama sdh mau keluar… cepat sayaaaaang,” desahku tak kuasa menahan diri lagi.

Ariel benar-benar seperti kesetanan. Dia terus memompa aku semakin cepat dan cepat dgn desah nafas yg benar-benar menakutkan. Desah nafas kuda atau desah nafas lembu yg ganas dan kasar.

“Miikooooo…..” teriakku tanpa sadar menggema di ruangan kamar itu. Ariel terus memompa aku semakin cepat lagi, semakin keras dan semakin kasar.

“Maaammmaaaaa…….” Kini Ariel yg berteriak kuat.

Di tekannya kuat-kuat penisnya ke dlm meqi aku sampai benar-benar kandas ke dlm dan menindih tubuh aku dgn kuat dari atas.

Creeettt… creeeettt… creeeett….. creeet… creet..

Spermanya berbuncah-buncah melepas dari penisnya. Desah nafas tersengal Dodi dan aku memburu. Aku memejamkan mata. Letih dan lelah. Ariel juga melemas dan terkulai di sisi aku.

Nafas kami akhirnya normal. Aku mengambil dasterku dan memakainya tanpa bra dan celana dlm, langsung ke kamar mandi di kamar anakku dan meqiku. Aku lalu ke dapur meneguk air putih dgn berkali- kali tegukan. Aku menyodorkannya kepada Ariel untuk meneguk air putih itu. Ariel meneguknya.

Aku meneruskan pekerjaanku. Minyak dituang ke dlm kuali dan aku mulai menggoreng ikan kemudian untuk disambal. Gorengan sdh selesai. Api dimatikan, tinggal membuat cabai ke blender untuk menyambal ikan.

Aku meneruskan pekerjaanku, agar nanti kedua anakku pulang kuliah mereka langsung makan.

Incoming search terms:

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *